Tentang Family Gathering

Wah gak kerasa yach, dah dua bulanan sejak kita kumpul-kumpul diacara family gathering yang lalu, semoga semangat Breakthrough yang kemaren panitia gembar-gemborkan tidak hilang menguap begitu saja di tengah kesibukan kerja kita semua.

Dengan telah selesainya acara family gathering 2008 secara khusus kami dari pihak panitia ingin menyampaikan beberapa hal :

  1. Kami ingin mengucapkan terimakasih atas antusiasme peserta yang begitu besar, hingga terhadap acara ini, dimana jumlah peserta melampau target yang semula telah kita tetapakan.
  2. Sebagai akibat dari Point 1, kami juga ingin mengucapkan permintaan maaf atas segala kekurangan dan ketidaknyamanan yang peserta alami selama acara berlangsung, terutama dalam hal ketersediaan tempat tidur yang kurang, dimana hal ini terjadi karena jumlah peserta lebih besar diluar dugaan panitia sebelumnya, dimana cukup banyak peserta yang mendaftar pada Hari-H.
  3. Kami juga menghimbau untuk waktu kedepannya, hendaknya jika memang ada kegiatan seperti ini, di harapkan mendaftar sebelum deadline yang telah ditetapkan sebelumnya, dimana hal ini penting bagi panitia untuk mengkoordinasi masalah transportasi, makanan, tempat tidur, dsb. demi kenyamanan bersama.
  4. Tidak lupa uncapan syukur kepada Tuhan, yang dengan kasih dan bimbingannya yang luar biasa, yang memampukan kami panitia untuk dapat melaksanakan kegiatan ini. not by might…not by power…but only by His grace…

berikut ini juga kami sampaikan kumpulan slide yang digunakan selama presentasi pada setiap session di Family Gathering 2008.

GBU.

financial-clinic

nb: untuk saat ini belum semua sesi, segera dilengkapi yach 🙂

“The Absolute Salvation in Christ” KKR POSA PNJ 2008

Latar Belakang

Dewasa ini Indonesia tengah menghadapi arus pembangunan yang pesat di berbagai sektor. Tidak terlepas tantangan dan hambatan yang terjadi dalam memperjuangkan bangsa dan negara Indonesia yang lebih maju. Rakyat sebagai motor penggerak terus melakukan perjuangan untuk mewujudkan reformasi di berbagai sektor kehidupan. Terkhususnya mahasiswa sebagai generasi muda yang dipesiapkan menjadi pemimpin-peminpin bangsa dan golongan intelektual dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Mahasiswa tidak hanya dipersiapkan dalam hal pengembangan wawasan tetapi juga pengembanagn moral yang sangat mendukung pengimplementasian wawasan. Hal ini sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi ke 3 yaitu, membentuk mahasiswa yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Atas dasar ini POSA Politeknik Negari Jakarta mengadakan acara yang bernama Kebaktian Kebangunan Rohani. Acara ini sangat berguna bagi mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta dalam membina mental dan spiritual mahasiswa yang berlandasan Alkitab sebagai firman Tuhan serta mendukung isi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ke 3.

Tujuan jangka panjang dari pembinaan-pembinaan yang dilakukan di POSA Politeknik Negari Jangka Panjang, termasuk KKR adalah menghasilkan alumni-alumni yang menyadari fungsinya di tengah-tengah masyarakat, berguan bagi lingkungan sekitar dan menjadi berkat dengan mengabdi bagi TUHAN, bangsa dan negara Indonesia.

Keadaan bangsa dan negara saat ini dan visi POSA Politeknik Negeri Jakarta “Menjadi murid yang berdedikasi dalam iman dan ilmu bagi kemuliaan Allah”, serta arti pentingnya KKR ini sungguh mendorong kami untuk merencanakan, mengerjakan, dan mewujudkan terlaksananya acara ini. Visi ini memiliki arah dan tujuan yang kuat pada Kelompok Kecil (KK). Acara ini diharapkan dapat efektif dengan kontrol pengajaran yang baik, terkonsentrasi dan situasi yang mendukung proses pemotivasian ke arah KK yang berkualitas dan kontinu.

I. Tujuan

Acara KKR ini mempunyai tujuan dan sasaran sebagai berikut:

Tujuan:

  • Membukakan kepada jemaat arti dosa
  • Membukakan kepada jemaat bahwa kita adalah manusia berdosa
  • Mengenalkan kepada jemaat arti keselamatan
  • Mengenalkan kepada jemaat tentang pribadi Yesus sebagai satu-satunya sumber keselamatan
  • Mengenalkan kepada jemaat karya-karya keselamatan Kristus terhadap manusia berdosa
  • Mengajak jemaat untuk meresponi karya keselamatan Tuhan melalui tantangan hidup baru, recommitment dan pelayanan
  • Mengajak dan memotivasi jemaat untuk setia mengaplikasikan setiap commitment yang diambil

II. Tema

“The Absolute Salvation in Christ”

Bahan Tema: Roma 6 : 13

III. Peserta

Peserta yang akan mengikuti acara ini direncanakan sebanyak 400 orang, yang terdiri dari 300 orang mahasiswa dan 100 orang alumni.

IV. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Hari/Tanggal    : Sabtu,18 Oktober 2008

Waktu              : 10.00-17.00 WIB

Tempat            : City Blessing Church, Depok

lokasi city blessing church depok
lokasi city blessing church depok

Daifuku Job Vacancy !!!

JOB VACANCY PT. DAIFUKU INDONESIA

<!–[if !mso]> <! st1\:*{behavior:url(#ieooui) } –>

Dibutuhkan 5 orang karyawan baru dengan kulifikasi sebagai berikut:

2 (Engineer)

1.       Mekanikal

–          Pendidikan S1 & D3

–          Memiliki pengalaman di bidangnya min 5 thn

–          Bisa menggunakan Autocad, dan design (terutama utk conveyor dan material handling)

2.       Elektrikal

–          Pendidikan S1 & D3

–          Memiliki pengalaman di bidangnya min 5 thn

–          Bisa menggunakan Autocad, PLC, dan design (terutama utk conveyor dan material handling)

3 (Staff)

1.       Mekanikal

–          Pendidikan D3 (Fresh Graduate)

2.       Elektrikal 1

–          Pendidikan D3 dan memiliki pengalaman di bidangnya min 3 thn

3.       Elektrikal 2

–          Pendidikan D3 (fresh graduate)

Persyaratan umum:

1.       Memiliki kemampuan berbahasa inggris baik lisan maupun tulisan

2.       Memiliki kemampuan berbahasa jepang (lebih baik)

3.       Mampu bekerja dalam tim

4.       Mampu memimpin

5.       Bersedia bekerja dalam tekanan

6.       Mau bekerja keras

Jika berminat kirimkan lamaran ke

PT. Daifuku Indonesia

Wisma Aldiron Dirgantara Lt. 3 Unit 349

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 72

Jakarta 12780

Tlp. 7975448/49

Fax. 7975457

Atn. Febiyanto DS (Manajer)

Apakah Cukup Hanya Rasa Kasihanmu ?? (STT Setia)

Kasihan Mahasiswa SETIA.

Berbahagialah Anda jika pada malam hari Anda masih bisa tidur nyenyak tanpa gangguan basah karena hujan atau sengatan nyamuk hutan yang ganas. Berbahagialah Anda jika masih bisa menjalankan ibadah pada siang hari. Berbahagialah Anda jika masih bisa buang air besar ataupun kecil dengan tidak antri bak ular Karena semua ini sedang di alami oleh 500 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Theologi di pengungsian mereka di Bumi Perkemahan Cibubur, 400 orang di Wisma Transito Jakarta TImur dan kurang lebih 450 orang di Bekas Kantor Walikota Jakarta Barat. Parahnya penderitaan ini sudah mereka alami selama 2,5 bulan lamanya.

Direktur STT SETIA Pdt. Dr. Matheus Mengentang, M.Th. kepada wartawan di Jakarta (6/10) mengatakan pihaknya sangat-sangat memprihatinkan keadaan anak didik mereka. “Bayangkan di Bumi Perkemahan ini kami tidur di atas tanah dan dibawah tenda sudah dua setengah bulan. Ini menyebabkan kurang lebih lima orang mahasiswi kami harus dilarikan ke rumah sakit karena sakit paru-paru. Sementara di Bekas Kantor Walikota Jakarta Barat ada tiga orang mahasiswa kami yang harus dilarikan ke rumah sakit untuk sedot kotoran di dalam usus mereka karena menahan buang air selama berhari-hari.

Mengapa? Karena ketika mereka ingin buang air mereka harus antri sebanyak kurang lebih 50 orang sebab fasilitas MCK di sana sangat minim. Di Wisma Transito kami juga sangat tertekan karena mahasiswa kami dilarang beribadah pada siang hari karena di sana ada mesjid. Padahal kita tahu bersama negara ini menjamin kemerdekaan setiap warga negara untuk beribadah menurut agamanya masing-masing. Curahan hati Mangentang sangat beralasan karena setelah kasus pengusiran paksa Mahasiswa STT Setia dari kampus sah mereka di Kampung Pulo Kec Makasar Jakarta Timur sekarang ini praktis tidak ada lembaga atau organisasi termasuk pemerintah yang bersedia turun tangan membantu mereka.”

Sejak tanggal 21 September yang lalu Pemda DKI melalui Bapak Bambang dari Kesbang sudah menyatakan bahwa Pemda DKI angkat tangan dalam pembiayaan di Bumi Perkemahan Cibubur. Dia menyuruh kami untuk segera relokasi dan pindah ke bekas Kantor Walikota Jakarta Barat. Padahal di sana sudah ada kurang lebih 450 orang mahasiswa yang sangat memrihatinkan hidupnya karena persolan air bersih, MCK dan berbagai fasilitas lainnya. Nah jika kemudian ditambah lagi dengan 500 orang Mahasiswa dari Bumi Perkemahan Cibubur ini mau jadi apa kami di sana. Sebetulnya kami hanya mengharapkan agar Pemda atau aparat memfasilitasi kami dan menjaga keamanan kami untuk kembali ke kampus. Karena kampus itu adalah sah milik kami. Kami memiliki dokumen yang resmi.

Sejak 21 tahun lalu kami sudah tinggal di sana. Mengapa kami harus terusir hanya karena kami ini Kristen?,” tegas Mangentang. Mangentang kemudian membeberkan bahwa sebelum mereka diusir dari kampus mereka terlebih dulu dikata-katai dengan teriakan yang sangat menyesakkan. “Lewat pengeras suara dari Mesjid dekat kampus yang kami bantu pembangunannya dengan memberikan ratusan sak semen, puluhan truk pasir, besi, dan batu orang-orang itu mengusir kami dan mengatakan beragam kalimat yang tak pantas. Lalu ketika kami diusir paksa dengan kawalan polisi ada tujuh belas mahasiswa kami yang jadi korban mereka antara lain di siram dengan air panas, terkena lemparan batu, dibacok dengan clurit, ditikam dengan samurai, disiram dengan air keras di kepala, wajah dan leher, serta lebam-lebam karena dipukuli dan ditendang berkali-kali. Ini pelanggaran kemanusiaan yang sangat berat. Dan sangat kami sesalkan ini terjadi di Jakarta ibukota Republik Indonesia yang katanya negeri cinta damai dan yang mengalami kami orang Kristen, Mahasiswa Theologi SETIA yang berasal dari daerah yang mayoritas Kristen yakni dari Nias, Kalbar, Alor, Sumba, Mamasa, Atambua, dan Manado ,” kisah Mangentang sambil berurai air mata.

Beberapa isu yang beredar menyatakan sebelumnya pihak Yayasan Setia telah menerima dana milyaran untuk relokasi STT Setia namun ini dibantah Mangentang. “Tidak benar isu itu. Kami pihak rektorat maupun Yayasan yang sudah kami klarifikasi kebenarannya tidak pernah menerima uang itu. Isu itu sangat menyesatkan. Kami sudah cek kepada Almaharhum Ketua Yayasan sebelum beliau meninggal maupun pimpinan yayasan lainnya semua tidak pernah menerima uang,” tangkisnya.

Mangentang kemudian berharap agar semua pihak mendukung mereka kembali ke kampus mereka semula di Kampung Pulo Makasar Jakarta Timur. “Semua karena alasan kemanusiaan semata. Saya selaku Direktur tidak tega melihat penderitaan mahasiswa kami lebih lama lagi. Cukup sudah. Karena Pemerintah dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur bahkan Presiden sendiri telah memberikan pernyataan bahwa seusai lebaran kami boleh kembali lagi ke kampus kami. Nah sekarang sudah selesai lebaran jadi kami menagih janji itu,” katanya. (Hendra).

Kronologi Peristiwa Penyerangan terhadap Mahasiswa dan Kampus Sekolah Tinggi Theologi Injili Arastamar (SETIA) di Jakarta 25-27 Juli 2008.

o       Mesjid Dijadikan Arena Provokasi Waktu dan tanggal kejadian : JUMAT 25 Juli 2008.

o       Pada hari Jumat 25 Juli 2208 jam 21.00 seorang mahasiswa Setia, Junius Koly berasal dari Alor NTT keluar dari Kampus Setia menuju ke Asrama Putra yang terletak di RT 04/RW 04 Kampung Pulo Pinang Ranti Makasar Jaktim.

o       Ia berjalan kaki melintasi Gang Melinjo yang memisahkan Kampus Setia dan Asrama Putra. DI tengah jalan ia melihat seekor tikus melintas secara spontan ia mengambil sandal yang dipakainya dan melempar tikus itu. Sandal itu masuk secara tidak sengaja ke halaman rumah seorang warga yang ada di gang itu. Saat Junius akan mengambilnya tiba-tiba ia diteriaki maling. Sehingga dalam waktu singkat warga berkumpul dan menganiaya Junius. Akhirnya Junius diserahkan ke pihak kepolisian.  Pada hari Sabtu 26 Juli 2008 setelah diperiksa Junius tidak terbukti bersalah sehingga dikembalikan ke pihak STT SETIA. Jam 10 malam massa melempari asrama putra STT Setia lalu dari mesjid terdengar ajakan berjihad melawan Setia.

o       Hari Minggu 27 Juni 2008 Pukul 01.00 massa merusak dan menyerang asrama putri sambil berteriak Allahu Akbar, Allahu AKbar bahkan mereka mencoba membakar asrama tersebut. Penyerangan ini menyebabkan mahasiwi SETIA sangat ketakutan dan trauma mereka berteriak teriak dan berlarian kesana kemari.

o       Selanjutnya pada Pukul 03.00 massa bergerak ke Kampus Utama SETIA dengan membawa beragam senjata tajam dan batu sambil berteriak-teriak bahwa mereka akan berjihad melawan Setia. Tapi saat itu pihak mahasiswa tidak melakukan perlawanan apa pun. Mereka bahkan mendoakan agar massa itu sadar akan kejahatan yang sedang mereka lakukan terhadap sesama dan agar mereka diberkati oelh Tuhan. Hingga pagi hari ribuan massa telah datang dan memblokir semua akses ke Kampus SETIA. Hal ini menyebabkan mahasiswa tersandera dan kelaparan. Pagi hari pihak kepolisian tampak bisa meredakan suasana dan mengendalikan massa.

o       Namun Pukul 21.30 dari arah mesjid terdengar lagi provokasi agar massa bersiap untuk berjihad. Sementara pihak polisi yang sudah tiba dilokasi sejak pagi itu tidak dapat berbuat apa apa malahan menyuruh mahasiswa untuk waspada dan menghindari serangan.

o       Senin 28 Juli 2008 Pasukan Brimob dari Polda Metro Jaya bukannya menangkap para pelaku penyerangan dan provokator malahan memaksa Mahasiswi Setia untuk dievakuasi. Saat evakuasi terjadi mahasiswi dihujani dengan batu-batu besar sehingga membuat badan dan kepala mereka berdarah-darah sementara aparat polisi tidak menghardik penyerang atau mengusir mereka. Hal sama juga dialami para mahasiswa ketika mereka dievakuasi dari tempat kejadian itu. Mereka ditombak dengan bambu runcing, dipukuli, dibacok dan diclurit serta di siram dengan air keras. Hingga saat ini ada seorang mahasiswa Setia yang masih berada di rumah sakit dalam kondisi kritis karena kepalanya terkena siraman air keras.

o       Pada hari minggu itulah hingga dini hari pihak STT Setia terpaksa meninggalkan kampus mereka yang sudah didiami selama 21 tahun lamanya. Mereka terusir dari tanah dan bangunan yang sah yang mereka miliki. Mereka diejek, dihina, ditendang, dibacok hanya karena mereka Kristen. Mereka tidak lagi dianggap sebagai warga negara yang sah yang sama hak dan kedudukannya dimata hukum dan pemerintahan. (Seperti yang dituturkan Pdt Matheus Mangentang dan Pdt Edison Djama kepada Hendra Kasenda) 17 Korban STT Setia (Mereka memilih mengalah dan membalas aniaya yang mereka alami dengan doa dan kepasrahan karena mereka adalah para Hamba Tuhan, Calon Pendeta dan Calon pendidik. Sebetulnya kalau mau mereka bisa saja mereka membalas tapi mereka memilih meniru apa yang Yesus katakan, “Jika ada yang menampar pipi kirimu berikanlah pipi kananmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”)

  1. Ardian asal Sumba terkena siraman air keras di pundak kanan
  2. Marthen Lalo asal Sumba terkena lemparan batu di pelipis kanan dan dipukuli di kepala bagian belakang
  3. Gabriel Besi asal Atambua dibacok dengan clurit di bagian kepala dan kedua tangan
  4. Jupiter asal Atambua ditikam dengan samurai di pundak dan ditikam dengan bambu runcing di perut
  5. Lukas Asal Manado disiram dengan air keras di kepala, wajah dan leher
  6. Yunus asal Alor disiram dengan air keras di leher, bahu, dan terkena lemparan batu
  7. Ramaeli asal Nias luka di wajah dan kepala akibat lemparan batu
  8. Disiplin asal Nias luka bakar di bahu karena terkena siraman air keras
  9. Demaus asal Luwu Sulawesi luka kepala akibat lemparan batu
  10. Henok asal Sumatra Utara Luka tusukan di leher akibat bambu runcing
  11. Kristian asal Mamasa seluruh badan terkena siraman air keras
  12. Alfred asal Kalbar luka-luka akibat lemparan batu
  13. Gabriel Umbi asal NTT luka memar pada paha kiri akibat tendangan berkali-kali
  14. Oktavianus asal Maluku luka di punggung akibat ditendang berkali-kali
  15. Yohanes asal Sumba luka di kepala akibat pukulan benda keras
  16. Daniel asal Sumba luka akibat pukulan kayu dan pecah bibir
  17. Salmon asal Sulut luka di pelipis

SERUAN KEPADA SELURUH ANAK BANGSA

Pemerintah RI

Tolonglah lindungi dan jamin keselamatan dan keamanan seluruh warga masarakat Indonesia tanpa memandang agama, suku atau predikat apa pun.

Aparat Kepolisian

Tolonglah usut pelaku penganiyaan, penyerang dan provokator yang menyebabkan 1400 orang harus menderita selama berhari-hari. Tolonglah jangan takut dengan massa yang menggunakan atribut agama tertentu dan mengatasnamakan Allah untuk melakukan tindakan anarkis

Media Massa

Tolonglah menyampaikan pemberitaan dengan objektif sesuai dengan kenyataan di lapangan. Sebagai contoh kasus pada saat penyerangan itu seluruh Media Nasional hanya mengungkapkan bahwa peristiwa itu merupakan bentrokan kecil antara masyarakat dan mahasiswa SETIA. Padahal yang benar peristiwa itu merupakan penyerangan, penganiyaan, penyiksaan dan pengrusakan yang dengan sengaja dilakukan oleh massa beratribut agama ISLAM yang semesinya Rahmatan Lil Alamin.

Masyarakat Kristen

Tolonglah doakan Setia karena hingga hari ini kami masih dalam kondisi yang sangat memprihtinkan

Organisasi Kristen

Tolonglah lebih aktif membela umat dan bersuara dengan nyaring menjadi corong yang menggaungkan kelangsungan hidup damai, pelakuan yang adil dan hidup penuh cinta kasih sesama anak bangsa

Masyarakat Kampung Pulo yang Menolak Setia

Tolonglah bermurah hati memberikan kesempatan bagi SETIA untuk mempersiapkan kampus baru di tempat lain namun sekarang ini izinkan SETIA kembali beraktifitas dulu sambil menunggu kampus baru selesai dibangun

Seluruh anak bangsa

Marilah kita bergandeng tangan bersama membangun bangsa ini. SETIA telah turut membangun bangsa dengan menyediakan pendidikan bagi para guru agama agar anak-anak Indonesia beraklak baik di masa depan. Marilah buang kebencian dan kenakanlah cinta kasih diantara kita sesama anak bangsa.

JADI APAKAH YANG DAPAT KITA LAKUKAN…??

tuliskan usulan dan ide anda di kolom komentar

Lukas 10: 36-37 : “…Siapakah menurut pendapatmu adalah sesamamu manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu? jawab orang itu : “orang yang telah menunjukan belas kasihan kepadanya. Kata Yesus kepadanya : pergilah dan perbuatlah demikian!”

Karakter Berdasarkan Golongan Darah

ayo coba jujur bener gak neh, untuk saya…Hm…hm…95% bener seh.. heheh

Undangan Persekutuan Alumni Kristen se-Jakarta

Rekan Alumni terkasih,

Untuk Anda yang memikirkan untuk menikah, dapatkah Anda menjawab pertanyaan berikut:

1.  Mengapa Menikah?

2.  Mengapa Menikah Sekarang (atau Tahun…)?

3.  Mengapa Menikahi ‘Dia’?

Apabila ditanyakan kepada pasangan yang akan Anda nikahi, apakah jawabannya sama dengan Anda?

Kami mengundang rekan Alumni untuk beribadah dan belajar bersama mengenai Pernikahan Kristen pada PAKJ Pusat bulan ini : Persekutuan Alumni Kristen di Jakarta Wilayah Pusat bulan OKTOBER 2008 “WILL YOU MARRY ME?”

pembicara:

Bpk. Christian Kartawijaya (Ketua Yayasan Eunike)

Jumat, 10 Oktober 2008  . 18.30 – Selesai

Anglican Church – Kwitang

Rekan Alumni terkasih,

Dikarenakan masa libur Idul Fitri pada minggu pertama Oktober, maka ibadah PAKJ Pusat, Barat dan Timur bulan ini dimundurkan seminggu dari jadwal reguler, dan akan diadakan berturut-turut pada minggu ke-2,3 dan 4.

Persekutuan Alumni Kristen di Jakarta Oktober 2008

Pusat:

10 Oktober: ‘Will You Marry Me?’

Anglican Church – Kwitang – 18.30 wib
Barat:

17 Oktober: ‘Save The Earth’

GSRI Tomang – dekat Roxy – 18.30 wib

Timur:

24 Oktober: ‘Gerakan Cinta Alkitab’

FT UKI – Cawang – 18.45 wib

Sampai berjumpa di PAKJ bulan ini !! Tuhan Yesus Kristus memberkati kita sekalian…

Testimony…Please Read

Hai..semua, memang acara family gathering sudah kita jalani, tapi taukan anda (atau tanyakan pada diri anda) bahwa ada banyak kesan yang terjadi selama acara 1 hari 1 malam tersebut…???

moment yang tidak dapat dinilai dengan sejumlah uang tertentu, bahwa pada kenyataannya kita mempunyai ikatan persaudaraan antar generasi ?? mungkin anda pernah merasa Hampa dan hambar dalam pekerjaan anda, dan setelah anda mengikuti acara ini anda merasakan bahwa memang anda membutuhkan persekutuan yang erat dengan rekan saudara seiman lainya??

Pada artikel ini, saya berikan kesempatan bagi anda yang ingin berbagi tentang apa yang anda rasakan melalui ini, senang, BT..apa aja…

please don’t hesitate, email me at nezzjoe@yahoo.com, and i’ll posted it here…ini salah satu testimony teman kita.

Marley (’99)

Dear Pakpoltekers, Syaloom All…

nutt..nuttt. .nuttt..tikk. .tikk..tikk. .. *on 08.00 c’clock*
opss..detik jam dinding seolah bertempur dengan denyut nadi jantung dan hela napas yang saling
mendahului mengejar sang waktu. sang waktu, si penguasa yang seolah memberontak mengekang
dan memaksa diri untuk bergegas pergi. huppffhh… sang waktu ternyata tak bisa diajak berkompromi
untuk mengulur. jua hela napas langkah tuk menuju titik awal ke puncak kebersamaan

yess..!! i found you brotha’ and sista’ in Christ..! at UKI park in a little bit hot weather.. hhmmm…
this what happened in time to turn back our togetherness in the past. Remember the things we’ ve
done before, remember the memory of ours to be a Servant together in campus..! Rite..?
Yess of course.. or even we remember another thins in fellowship and also deep friendshipness.
Now, the time is moving on….. tiiiiiiiiiiitttt. … Family Gathering is roll on.. Arrived in a cool and good
place enough to stay for one nite…

second…… minute… .hour…. .day is change during there…. in a laughter, smile, joyfulness,
fun games and another chain activities was goin’ on…

one thing we’d like to know… according to the theme: BREAKTHROUGH..!Yess.. Breakthrough..!
And each speaker in each session told us to keep in unity faithfully.. Yeah.. setia…setia..
setia dalam pelayanan… dan membangun terus..serta bertahan mempertahankan persekutuan alumni..
dats the real theme.. Now what next..?

What’s kind of breakthrough? Who wanna be a breakthroughers? WHOO..??WHO..??  WHO..??

a big question mark..!!

Hey…hey..!! I know what Bang Feby told about in the last session at mid nite on his presentation slide?
See..?? Bang Feby just want to remind us of what the essential of unity in the alumni?
Bang Feby just to share of what happened now and then in alumni??

Hhmmm…Masing-masing mungkin kita ketahui…dari slide tersebut.. Bang Feby menginginkan concern
kita semua supaya semuanya saling terpanggil untuk tetap mau melangsungkan persekutuan ini tetap eksiss..
Tetap ada.. Mari kita evaluasi yang sudah lewat.. yang berlalu dan menjadi angin bertiup… Satu hal, komunikasi dan keterbukaan di antara pelayan pelayan harus ada dan saling menguatkan.. Itu barangkali. Dan dari uraian pemikiran Bang Febi, barangkali kita boleh simpulkan bahwa alumni kita ini lebih membumi dan brangkali pelebaran sayap militan anak-anak Tuhan lebih lagi.. Yang saya lihat.. *imho* pada akhirnya alumni ini lebih diberdayakan lagi menjadi tubuh2 Kristus yang mau melayani dan duduk sebagai yang mengurusi wadah alumni ini.. let say di bidang sosial..saya melihat bidang sosial ini sudah mulai membumi *koleksi album2 foto pelayanan kunjunga kasih*.. dan mulai menebarkan kasih kepada sekitar atas nama Alumni terlebih lagi buat Tuhan semata.. Yess..! Sekarang…. .? Semuanya di sini..yang masih merasa alumni… yang mau jadi pemikir, ideator, kontributor, donatur, pengurus terlebih lagi.. yuhhuu… Hayooo..hayooo. .daptarkan diri pakplotekers ke Bang Feby… Dan ingat..: Tugas mulia pelayanan adalah hanya ini saya kira mottonya. Motto yang sangat menggelitik kita semua, Byran Adam: Everything we do, We do it for God.. (Kolose 3:23).

Uummm…*gosok-gosok pipi* The problem is… Kesatuan itu penting… Bagaimana bisa sehati, jika kesatuan itu saja sudah mengendoor?? Oh..tentu tidak.. Ini satu pukulan kepada kita semua, jika memang milis ini masih bernama pakpoltekui. .yang terdiri dari alumni-alumni yang barbaju jirahkan almamaten kristen.. Kemana semua…kemana. ..kemanaa. .?? Mmm….The points of view are:.. *imho..imho lohhh…😉

masukan juga..

  1. Diperlukan database kembali dari setiap angkatan.

  2. Family Gathering yang acaranya benar-benar full of fun… eh..yg kemaren itu banyak juga yah rentetan acara kebaktiannya. .hampir mirip euy ama retreat…😀 Eh, ini juga sekalian menyampaikan bisikan-bisikan dari peserta loghh.. Bahwa beberapa ada yang bilang:”kayak retreat yah jadinya family gathering-nya”

  3. Persekutuan Alumni diadakan saja kembali.. Yaahh..at least sekali dalam 3 bulan gitu.. *maunya*..😀😀

  4. Eh iya, iuran.. Kira-kira pada mau gak yak pada memberikan iuran.. *agak memberatkan sih*.. or..kontribusi dasar sbg alumni gitu.. hehehe… untuk AD/ART.. wah..agak2 berat juga sih.. Sekedar usull loggg… hehehehe…

Yg pasti, acara kemarin cukup manstablah.. Walaupun dipayungi terik siang tetap semua bersuka cita.. Dan antusias dalam mengikutinya. . Terutama pas sharing di acara malam yang dibawakan oleh Pak Tadius itu.. Psst.. Soal relatiionship. . Pergumulan eeuy… Hahahaha…. Buat penganut jomblologi, Gotcha..!😀😀

Now…. sehari..dua hari..tiga hari..dan seterusnya.. .then, last question: Masihkah alumni kita ini ada dan diadakan? Atau masihkah tetap ada yang dinamakan Persekutuan Alumni Kristen Poltek UI/PNK?

Just open up our mind and heart……. ……… ……… ……… ……… ….. Demikian inti sharing alumni pada tema “breakthrough/ terobosan” di acara kemarin..

Psstt….! Bagi yang tidak ikut, oleh-oleh Family Gathering Sabtu dan Minggu kemarin dapat dilihat koleksi bidikanku. Klik di sini: http://allaboutmarley.multiply.com/photos/album/182/Cisarua_Jejak_Kaki_di_Reuni

Tuhan Yesus memberkati.. !

Syaloomm..

marley gultom

http://allaboutmarl ey.multiply. com

*bersedia di bidang sosial jika memang bidang ini diadakan*